Di atas bukit nan jaya, kau berteriak dengan lantang
“AKU MENANG”
Lalu kau tertawa terbahak-bahak tanpa peduli
Di atas bukit hijau nan indah itu, kau juga berkata
“AKU HEBAT”
Dengan matamu yang melirik kebawah ke gubuk-gubuk reyot
Lalu dengan bangganya lagi kau bilang
“Hei! Bisakah kalian menyusulku ?”
Kemudian kau tertawa keras lagi
Tiba-tiba awan disekelilingmu berubah
Mereka tak lagi seputih kapas dengan bau mewangi
Mereka menjadi hitam
Gelap dan semakin gelap dan…
Percikan-percikan kecil kau mulai rasakan
Kau takut, takut dan semakin takut
Kini mau tak mau kau harus turun
Meninggalkan semua tawa sesaat, kebanggaan muda
Dan kemenangan sebentar
Tapi apakah kau mau turun ?
Relakah kau meninggalkan semua itu ?
Relakah ?
Sunday, June 13, 2004
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment